Kejari Panggil Iwan ‘Diantama’

Telusuri Dugaan Penyimpangan Tenderisasi Bangjo

MAGETAN – Pencopotan displai traffic light di perempatan gorang-gareng, Kawedanan pekan lalu, ternyata berbuntut panjang. Iwan Susanto, Direktur utama PT Diantama Energy Prima Madiun yang mengungkapkan adanya dugaan penyimpangan dalam proses tenderisasi sejumlah proyek lampu bangjo di Magetan di respons kejaksaan negeri (kejari) setempat.

Kemarin (26/1), Iwan memenuhi panggilan kejari untuk dimintai keterangan terkait tenderisasi bangjo tersebut. “Dan memang itu fakta jika beberapa titik lampu bangjo di Magetan itu tidak sesuai spek. Proses tendernya juga karut marut,” ujar Iwan Susanto, usai di periksa Kejari Magetan.

Sekitar dua jam, Iwan di periksa secara tertutup di ruang kasi Intelijen Kejari Magetan. Iwan mengaku menyodorkan banyak dokumen pelengkap untuk menguak sejumlah penyimpangan pengadaan lampu bangjo itu di Magetan. “Saat tenderisasi diputuskan, mekanisme sanggah banding, itu seperti di berlakukan cukup ruwet. Hingga tahu-tahu deadline-nya habis dan pemenang tender ditetapkan,” ungkap dia.

Informasi yang dihimpun, Siang kemarin kejari juga mengorek seputar tenderisasi lampu bangjo di beberapa titik. Diantaranya, perempatan Sukomoro, Perempatan Karangrejo, Pertigaan jalan Barat, Perempatan Cempoko, dan perempatan Karangmojo. Seluruhnya tender dilakukan pada pertengahan 2011 lalu.

Kemarin Iwan juga dimintai keterangan terkait langkahnya mencopot displai traffic light miliknya di perempatan Gorang-gareng. Namun, dia menjelaskan jika keberadaan displai tersebut tak ada kaitannya  dengan proses tender. Iwan mengaku pencopotan itu dilakukan sebagai bentuk ketegasannya atas displai yang tak direspons pemkab Magetan tersebut.

Sementara itu, Kasi intelijen Kejari Magetan Wahyudi saat di temui koran ini masih irit bicara. “Masih tertutup. Dan saat ini baru tahap awal. Kami akan dalami dulu,” ungkap Wahyudi. “Mengarah ke mana, itu juga akan kamu perdalam lagi bukti-bukti awalnya,” imbuhnya saat di tanya arah penyimpangan dan pelanggaran  hukumannya.

Wahyudi menegaskan pihaknya sengaja memanggil Diantama dengan harapan mampu memberikan bukti awal pengungkapan permasalahan tenderisasi pengadaan sejumlah traffic light di Magetan. “Kami juga bahas terkait di Gorang-gareng. Apakah itu tidak melalui tender kok bisa langsung di copot. Sementara hal itu untuk kepentingan umum,” terangnya. ” Setelah ini akan kami lakukan pemanggilan kembali, dan tentu ada beberapa pihak lain yang akan segera kami panggil,” tambah Wahyudi. (wka/isd)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: