Kandang Ambruk, Seribu Ekor Ayam Mati

ANGIN ribut juga merobohkan kandang ayam di DukuhKebaran, Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Kota. Kandang milik Sukimin ini porak poranda di terjang lesus sebanyak dua kali, pukul 12.00 Rabu (25/1) siang dan pukul 01.00 dini hari kemarin. Padahal, padahal di dalam nya terdapat 9 ribu ayam potong yang baru berumur 20 hari.

“Kalau usia panen secara umum sekitar 40 hari. Akibat angin ini, seribuan ekor mati. Kerugian ya ratusan juta. Sementara yang masih hidup pasti setres dan dan harus mendapatkan tambahan suplai  vitamin antistres,” terang Rasimin, salah seorang pekerja peternakan ayam tersebut.

Kondisi serupa menimpa sejumlah kandang ayam di Sukowinangun. Bangunan sudah tak berbentuk dan nyaris rata dengan tanah. Sementara, genting pecah berserakan dimana-mana.

Angin ribut juga menimbulkan longsor di kawasan Ngluweng, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Akibatnya saluran irigasi terhambat dan sejumlah infrastruktur rusak parah.

Sementara itu, pascabencana angin ribut di Panekan, warga bersama perangkat desa, muspika dan sekitar 25 anggota TNI dari koramil 0804/03 setempat di kerahkan. Mereka merapikan genting dan bagian rumah yang berserakan. Juga memangkas ranting-ranting pohon yang melintang di tengah jalan. (wka/isd)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: