Genting Ambrol, Pegawai Adbang Panik

KAWASAN kota juga tak luput dari bencana. Sekitar pukul 11.00, angin ribut menggoyang sejumlah wilayah di kota. Salah satunya Desa Candirejo. Belasan genteng rumah warga terlepas dari kayu reng-nya.

Angin ribut juga terjang kantor bagian Administrasi Pembangunan (Adbang) Pemkab Magetan dan gentengnya berjatuhan hingga merusak plafon. Sontak, kejadian saat jam kerja iut membuat para abdi negara di lingkungan sekretariat daerah panik dan lari terbirit-birit menyelamatkan diri.

“Kejadiannya sangat cepat. Setelah atap ambrol, tidak hanya pegawai bagian Adbang saja yang keluar, tapi juga pegawai lain yang masih satu atap,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Magetan Saif Muchlissun.

Tak jauh dari kantor pemkab, tepatnya sebelah utara alun-alun, sebuah pohon waru ambruk. Pohon di utara budaran Gubernur Soerjo itu tumbang hingga memacetkan arus dari utara yang akan masuk ke arah alun-alun. “Beruntung tumbangnya pelan-pelan. Sehingga tiga di bawah pohon itu bisa diselamatkan. Karena itu milik anak magang di bengkel saya,” kata Nur Basuki, pemilik bengkel yang berdekatan dengan pohon tersebut.

Angin ribut kemarin terjadi merata di Magetan. Di depan Secata, misalnya, pohon tumbang, hingga sempat memacetkan arus lalu lintas. Tak terkecuali di depan kantor Radar Magetan di Jalan Samudra, sebuah pohon juga ambruk.

Selain pohon tumbang, beberapa baliho ukuran raksasa tak luput dari amukan angin. Di kawasan Pasar Sayur, dua baliho tergeletak di jalan. Juga baliho milik pemkab di beberapa titik seperti di Jalan Pahlawan, utara alun-alun, dan pertigaan carat.

Empasan angin juga menyebabkan atas GOR Ki Mageti mengelupas. Atap berbahan fiber itu, hingga sore kemarin masih beterbangan. Gerbang sebelah selatan GOR juga tak luput jebol diterjang angin. “saat atap mulai berjatuhan, kami langsung berupaya menyelamatkan diri. Takutnya kalau terjadi sesuatu,” katu Agung Hermawan, salah seorang staf di KONI Magetan. Reruntuhan atap GOR itu hingga sore kemarin juga masih berserakan. “Ini kejadian kedua. Tahun lalu sempat terjadi atap mengelupas, tapi tak separah ini,” imbuhnya.

Selain GOR, gedung eks SDN Tambran juga jebol, Bangunan yang sebelumnya sudah tak beratap itu hancur berantakan. Akibatnya, jalan utama menuju SD di jantung jota itu tertutup total lantaran terhalang material tembok tersebut. (wka/isd)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: