Awas, DBD Mengancam

MAGETAN – Demam berdarah dengue (DBD) masih mengancam. Catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan, hingga pekan ketiga Januari, ada empat penderita DBD. “Penderita tersebar dari beberapa kecamatan di Magetan,” kata Kepala Dinkes dr Harry Susanto, kemarin (20/1).

Menurutnya, dua kecamatan yakni Ngariboyo  dan Kawedanan menjadi fokus utama pemantauan Dinkes. Pasalnya, kata dia, memiliki kecenderungan lingkungan yang kurang sehat. Sehingga, perkembangan rantai kehidupan jentik nyamuk cukup tinggi. “Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat lebih meningkatkan pola hidup bersih. Utamanya terus menggalakkan pola 3M,” tegasnya.

Dia juga berpesan pada warga agar mengenali gejala awal DBD. Setidaknya jika muncul panas yang tak wajar pada anggota keluarga, segera diperiksakan ke puskesmas atau rumah sakit.

Harry menambahkan, maraknya DBD dan sosialisasi terkait pola hidup sehat, seringkali dimanfaatkan oleh oknum-oknum tek bertanggung jawab. Modusnya pendistribusian bubuk abate. “Saya tegaskan, pemberian bubuk abate itu gratis. Jadi masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya,” terangnya.

Sementara itu, pasien rawat inap di RSUD dr Sayyidiman Magetan saat ini didominasi penderita diare. Meski begitu, tren diare sudah mulai menurun. (wka/isd)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: