Siswa Miskin Harus Sekolah

ISTIMEWA FOR RADAR MAGETAN

Camat Lembeyan Benny Adrian menyerahkan bantuan PNPM Generasi kepada perwakilan Orang tua siswa di SMP 1 Lembeyan, Senin (16/1) lalu.

LEMBEYAN – Keberadaan PNPM Generasi Sehat dan Cerdas di Kecamatan Lembeyan, Magetan, tampaknya membawa peran vital bagi masyarakat. Pasalnya, program ini merupakan fasilitasi pengentasan kemiskinan yang terkonsentrasi pada permasalahan rendahnya kesadaran masyarakat akan pendidikan dan kesehatan. Itu dilakukan dengan berbagai upaya riil dalam peningkatan derajat kesehatan ibu, bayi dan balita. Termasuk upaya mendongkrak tingkat pendidikan anak SD/MI dan SMP/MTs.

Selain itu, seperti yang dilakukan PNPM Generasi Sehat dan Cerdas Kecamatan Lembeyan, pada Senin (16/1) lalu, bertempat di SMPN 1 Lembeyan, memberikan sejumlah bantuan. Seperti alat tulis, perlengkapan sekolah, bantuan kacamata serta alat bantu pendengaran. Seluruhnya diberikan kepada siswa miskin di sepuluh desa.

Fasilitator Kecamatan (FK) Generasi A Ervan mengungkapkan jika sejak 2008 hingga 2011, PNPM Generasi Sehat dan Cerdas di Lembeyan telah menyalurkan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) untuk pendidikan sebesar Rp 1.965.547.900. Dan sejauh ini, total sasaran adalah 6.053 siswa untuk anak usia SD/MI serta 3.263 siswa SMP/MTs dari keluarga kurang mampu. ‘’Agar bantuan tepat sasaran, kami lakukan pendataan mulai tingkat dusun dan ditetapkan di kecamatan,’’ kata A Ervan.

Camat Lembeyan Benny Adrian mengaku jika bantuan itu diharapkan sebagai stimulus untuk menekan angka putus sekolah lantaran keterbatas biaya. ‘’Bantuan ini hanya untuk siswa miskin. Dan siswa miskin harus sekolah,’’ tegas Benny.

Sementara itu, Ismadji, penyedia layanan menjelaskan jika bantuan PNPM Generasi berupaya untuk membangun kesadaran masyarakat. ‘’Negara kita membutuhkan banyak generasi yang dibentuk masyarakat,’’ kata Ismadji yang juga Kepala SMPN 1 Lembeyan.

Aris Munandar, faskab PNPM Generasi Magetan mengungkapkan jika PNPM Generasi ke depan diharapkan lebih melibatkan kelembagaan seperti PKK atau kelompok dasa wisma. Termasuk penyedia layanan pendidikan seperti UPTD, Kepala SMP serta layanan kesehatan. ‘’Kesadaran dan kekuatan kelembagaan menjadikan masyarakat tidak lagi tergantung pada program PNPM Generasi. Saat itulah kemandirian tercapai.’’

Terpisah, Edi Indrasiono, faskab PNPM-MP saat ditemui dalam pembahasan agenda kegiatan Ruang Belajar Masyarakat mengungkapkan jika PNPM Generasi sangat efektif dalam menjawab persoalan kemanusiaan. ‘’Karena program ini menjadi ruang belajar bagi kelembagaan dalam menggerakkan warga masyarakat supaya lebih peduli pada pelaksanaan pembangunan generasi ke depan,’’ tukas Edi. (nng/wka/ser)

Iklan

Satu Tanggapan

  1. SALAM SUPER…!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: