Musim Hajatan, Bolu Laris

PLAOSAN – Memasuki musim liburan dan  banyaknya orang hajatan permintaan kue bolu di Desa Sidomukti, Plaosan meningkat. Bahkan peningkatan produksi selama tiga pekan terakhir mencapai tiga kali lipat. Tidak hanya berjaya di dalam kota, namun produksi kue asli Magetan itu mencapai daerah eks karesidenan Madiun hingga wilayah Jawa tengah. “Beberapa minggu ini meningkat. Biasanya membuat 20 putaran, saat ini 60 putaran,” kata Marmi salah seorang karyawan home industry di Desa Sidomukti, kemarin (15/1)

Kue bolu memang jamak saat musim hajatan seperti ini. Terutama di kabupaten Magetan. Cita rasa khas di tambah yang bulat telur, tekstur yang empuk, dan harga terjangkau membuat kue ini di suka. Selain itu warga menganggap ada yang kurang lengkap jika memiliki hajat tidak tanpa kue bolu. “Pokoknya kalau mantu, pasti ada bolu,” tambahnya.

Ika Sulistyorini, pemilik usaha bolu menuturkan, banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Magetan, berimbas positif pada usahanya. Dia mengaku, sedikitnya menghabiskan 125 kilogram telur ayam untuk bahan baku setiap harinya. Sedangkan tepung terigunya juga dengan takaran yang sama. Semua itu, menghasilkan sekitar dua ribu bungkus masing-masing berisi sepuluh buah. Dan siap didistribusikan ke pelanggannya. “Kalau hari biasa hanya seribu bungkus, tapi hari ini sekitar dua ribu sampai 2.800 bungkus,” tambahnya (pra/eba)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: