Batik Modern Tak Melulu Jarit

MAGETAN – Salah besar jika saat ini kebaya hanya diindetikkan digunakan hanya untuk acara-acara resmi. Apalagi, stigma yang melekat, kebaya hanya bisa dipadukan dengan songket, batik atau kain lainnya. Namun kenyataannya, kebaya kini mulai mengalami moderenisasi. Salah satunya dipadukan dengan rok, jins atau kulot. “Jadi kebaya itu mulai 2012 ini sudah menjadi tren. Busana itu tak melulu dipadukan dengan jarit,” kata Yeni Amalia, pemilik butik di jalan MT Haryono Magetan, kemarin (5/1).

Justru, lamjut Yeni, kebaya saat ini bisa dikenakan di acara pesta atau kegiatan sehari-hari. Biasanya, kata dia, kebaya seringkali di kenakan dengan gaya kasual. Yakni kebaya encim yang dipadukan dengan jins. Apalagi, bahan kebaya terbuat dari katun sehingga terkesan ringan.

Kebaya encim, lanjut dia, sangat cocok untuk busana sehari-hari. Dia menyarankan, sesuai  tren saat ini, warna yang paling sesuai untuk keseharian adalah cenderung lembut, semacam warna-warna pastel. “Sehingga akan jauh dari kesan berat dan formal. Untuk memperkuat kesan cantik, jenis kebaya ini biasanya diaplikasikan dengan bordir di bagian tengah, lengan dan tepi bawahnya,” terangnya.

Namun, lanjut dia, bukan berarti kebaya jenis lain tidak bisa dikenakan untuk busana sehari-hari atau kekantor. Kebaya dengan bahan mengkilap atau brokat, kata dia masih bisa memungkinkan  dikenakan sebagai busana harian. “Tentu dengan menyesuaikan warna serta desainnya. Misalnya dengan memilih potongan lengan pendek atau mengkombinasikan dengan bahan-bahan ringan seperti katun atau belacu,” ungkapnya. (erv/wka/rif)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: