Kejaksaan Dituding Lamban

SOAL PENANGANAN KASUS TIPIKOR

MAGETAN- Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan dituding lamban dalam menangani kasus tindak pidana korupsi (tipikor). Hal itu terbukti dengan berbelit-belitnya penanganan hingga penetapan tersangka tipikor.

“Seperti penanganan korupsi APBD, dan yang baru tentang Koperasi Pasar Manisrejo. Sepertinya kasus tersebut ngendon lama di kejari,” kata Dewan Presidium LSM Bangunan Masyarakat Sejahtera (BMS) Magetan Joko Purnomo, kemarin (12/12).

Sikap ‘lemah syahwat’ aparat penegak hukum itu dikhawatirkan membuat penanganan kasus tipikor menjadi bias.

“Sejauh ini mencuatnya dugaan tipikor yang masuk kek kejari khususnya, seperti tak bisa di garap maksimal. Bahkan lama kelamaan membias, Ini tentu preseden buruk bagi proses penegak hukum khususnya di Magetan,” tegas Joko.

Priyo Agung Budi, ketua LSM Budi Dharma Magetan menambahkan,masyarakat kecil seolah lelah dan kehabisan air mata melihat kemiskinan bersumber dari dampak korupsi. “Dengan semangat Hari Anti Korupsi ini, kami berharap tumbuhnya kesadaran demi bangsa dan negara Indonesia, khususnya penegakan hukum di Magetan,” Ujarnya.

Ya, puncak Hari Anti Korupsi sedunia kemarin diperingati sejumlah elemen masyarakat di Magetan. LSM Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) memilih menggelar aksi simpatik di depan gedung DPRD dan kejari setempat.

Sementara di markas LSM Magetan Center, di kemas cukup sederhana. Sejumlah elemen, aktivis, kepolisian, kejaksaan dan pentolan LSM duduk bareng di tempat itu. Pun, Kasi Intelijen Kejari Magetan Wahyudi didaulat memotong tumpeng simbol keangkuhan penguasa.

“Pemotonan tumpeng ini sebagai simbol pemotongan alur korupsi supaya rakyat Magetan sejahtera. Kami juga lakukan doa bersama supaya para pejabat Magetan terhindar dari praktik korupsi,” ungkap Direktur LSM Magetan Center Beni Ardy.

Sementara itu dikritik lamban, Kasi Intelijen Wahyudi mewakili Kepala Kejari MagetanRobert Illat menepis anggapan tersebut. Dikatakan, pihaknya sudah bertindak tegas terhadap segala bentuk tipikor termasuk di internal kejari.

” Kami tentunya berharap masyarakat juga katif melakukan pengawasan terhadap pembangunan yang menggunakan keuangan Negara. Yang jelas, kami juga mendukung sepenuh-penuhnya gerakan antikorupsi,” terang Wahyudi. (wka/isd)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: