Satu Jamaah Meninggal di Makkah

MAGETAN-  Supingan, jamaah haji asal Desa Bulugunung, Plaosan, tak bisa kembali ke Magetan bersama ratusan jemaah haji lainnya. Itu lantaran nenek 70 tahun ini meninggal dunia di Tanah Suci. “Dari 330 jemaah haji yang datang di Magetan pagi ini (Kamis, 8/12), satu meninggal dunia karena sakit,” Kata Tsalis Umar, kasi Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Magetan.

Tsalis menuturkan, Supingah meninggal akibat penyakit jantung. “Dari keluarga katanya supingah itu tidak memiliki penyakit jantung. Tapi Dokter haji yang memberikan laporan, mengatakan murni karena penyakit jantung,” Tutur Tsalis.

Supingah, lanjut dia, meninggal awal Desember lalu saat masih berada di Makkah. Saat itu, prosesi utama ibadah haji sudah dijalankan, namun masihn dalam proses melakukan umroh sunah. ” Insya Allah hajinya sudah dijalankan. Dan mungkin faktor usia juga, dia kecapekan, masuk angin, dan tidak bisa diselamatkan,” Ungkapnya.

Tsalis mengatakan, kepulangan rombongan jamaah haji asal Magetan maju lebih awala dari rencana. Pasalnya, jadwal landing pesawat juga majusatu jam lebih awal. “Ini merupakan kendala yang akan kami antisipasi dan lakukan evaluasi mendatang,” ungkapnya. (wka/isd)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: