DIPROTES POLISI

MAGETAN – Pemasangan rambu lalu lintas di jalan Pahlawan Magetan oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) di protes polisi. Pasalnya, penambahan rambu lalu lintas baru dilokasi tersebut dinilai membingungkan.

Ini karena pemasangannya tidak singkron dengan rambu yang terpasang sebelumnya. Sehingga polisi menganggap hal tersebut bisa memicu terjadinya kecelakaan, terutama bagi pengguna jalan dari luar Magetan. “Kita saja yang mengerti rambu jadi bingung apalagi yang tidak mengerti. Pemasangan rambu ini malah menjadi rancu,”kata AKP Dadang Kurnia, Kasatlantas Polres Magetan, kemarin (27/11).

Pantaun Radar Magetan di lokasi pemasangan, sekitar pukul 09.00 empat orang pekerja sedang melakukan pemasangan rambu lalu lintas di depan pos lantas 904 kawasan Stadion Yosonegoro. Namun, pemasangan rambu tersebut terlihat aneh.

Ada tiga rambu yang berada di lokasi tersebut. Yakni rambu larangan truk untuk masuk jalan pahlawan. Juga ada larangan bus, kecuali bus pariwisata untuk melintas jalan tersebut. Sedangkan rambu ketiga adalah rambu larangan bagi mobil penumpang umum (MPU).

Namun, dibawah rambu larangan melintas MPU dipasang rambu pendukung warna biru pengeculaian untuk Angkota jalur A, C dan D yang boleh melintas. Namun, petugas pemasang tiba-tiba memasang satu rambu lagi yakni rambu larangan malintas bagi kendaraan pribadi roda empat. Hal ini yang memantik protes polisi. “Saya jadi bingung sendiri,kalau menurut gambar itu mobil pribadi di larang. Tapi sebetulnya boleh melintas, namun tidak ditunjang dengan pendukung (rambu yang lainnya).”

Melihat kejanggalan tersebut, Dadang lantas memerintahkan anggota untuk menegur petugas yang memasang rambu-rambu tersebut. Sekitar lima menit kemudian, para pekerja tersebut mencopoti rambu tersebut kemudian memasang lagi dengan rambu pendukung dijadikan satu di tiang larangan kendaraan pribadi melintas.

Pemasangan kedua kalinya ini juga mengundang tawa Dadang. Dia lantas mengemukakan jika pemasangan rambu tersebut masih kurang tepat. Dan masih membuat bingung para pengguna jalan.

Dia mengatakan, dalam pemasangan rambu tersebut pihaknya terkesan ditilap oleh Dishubkominfo. Meski ini kewenangan Dishubkominfo, namun dia berharap adanya komunikasi dan konfirmasi untuk menghindari terjadinya salah pemasangan.

Disisi lain, Didik, rekanan pemasangan rambu-rambu lalu lintas itu menuturkan jika pemasangan rambu tersebut sudah sesuai dengan petunjuk yang diberikan Dishubkominfo. (pra/eba)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: