Sita Lampu Tak Berlabel SNI

MAGETAN – Lampu hemat energi tak berlebel SNI (Standart Nasional Indonesia) disinyalir marak di pasaran Magetan menyikapi hal itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat kemarin (24/11) menggelar razia.

Dua tim sengaja diturunkan untuk blusukan di toko-toko yang menjual peralatan elektronik kawasan kota dan Kecamatan Kawedanan. Hasilnya, ditemukan sejumlah lampu hemat energi tak sesuai SNI, yang kemudian disita petugas.

“Kami konsentrasikan pada perdagangan lampu hemat energi karena lampu itu memang banyak digunakan masyarakat,” kata Gatut Purwanto, petugas pengawas barang dan jasa Disperindag Magetan.

Gatut menuturkan, lampu hemat energi tak ber-SNI sebenarnya cukup mudah dikenali. salah satunya harga yang miring, Yakni pada kisaran Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu.”Kami membawa pula daftar merek lampu hemat energi ber SNI. Dan kebetulan ada produk lampu diluar daftar merk kami ini, langsung kami bawa sebagai sempel,”ungkapnya.

Rencananya, lanjut dia, barang sitaan tersebut rencananya akan dilakukan uji laboratorium. jika positif tidak ber-SNI, penjual akan diberikan teguran keras. Diharapkan nya, dengan upaya ini konsumen memiliki perlindungan dari produk-produk tak berstandart di pasaran.”Dan masyarakat tidak mendapatkan produk hasil pembohongan dari produsen,”jelasnya.

Sementara, sejumlah pedagang mengaku tak mengetahui jika barang yang dijual tidak ber-SNI.”Saya hanya mendapat kiriman dari sales saja,” ungkap Winarsih salah seorang pedagang. (wka/isd)

 

Iklan

Satu Tanggapan

  1. wah beli yang sudah berlabel sni dooonk….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: