TRM Kalah Bersaing

MAGETAN – Menjamurnya tempat wisata air seperti kolam renang skala kecil membuat Taman Ria Manunggal (TRM) kian sepi.Kondisi itu diperparah dengan minimnya fasilitas yang ada di TRM dan sarana pendukung yang sudah uzur dimakan jaman.

Tidak hanya itu, air kolam renang di wisata yang sempat menjadi andalan Kabupaten Magetan ini juga tidak sebersih dulu. “Kolam renang itu kan kuncinya pada air.Jika air nya bersih pengunjung nya juga akan banyak,”kata Sulistyani, salah seorang pengunjung, kemarin (19/11).

Sulis, begitu panggilannya, menuturkan sekitar empat tahun terakhir kondisi Taman Ria Manunggal seperti orang sedang sekarat. Ini disebabkan pengelola tidak berkutik bersaing dengan swasta yang getol membangun tempat wisata.

Dia menyebut sejumlah wahana yang ada di TRM permainan seperti kereta kelinci dan ayunan sudah tidak bisa difungsikan lagi. Selain itu permainan air seperti peluncuran atau perosotan juga sudah ketinggal jaman. “Harus nya pengelola bisa merenovasi beberapa wahana dan fasilitas lainnya agar mampu bersaing dengan swasta,” tudingnya.

Dikatakan meski tiket masuk di TRM lebih murah jika dibandingkan di tempat wisata lain, namun kondisi itu tidak mampu mendongkrak jumlah pengunjung. Untuk hari biasa, pengunjung anak-anak dikenakan tiket Rp 2000 sedangkan pengunjung dewasa Rp 3000. Ini berbeda dengan kolam renang serupa yang dikelola swasta yang mengenakan tiket masuk Rp 7500 perorang. Namun, dikolam renang swasta fasilitasnya lebih lengkap dan tempatnya bersih. Kondisi ini membuat pengunjung makin betah. “Air kolam nya juga jauh lebih bersih,”ujarnya.

Fara, salah seorang pengunjung lainnya mengatakan setiap Minggu dia selalu berkunjung ke kolam renang tersebut. Dia menyebutkan jika kolam renang untuk dewasa paling sering kotor airnya.Ini karena air tersebut jarang dikuras.”Airnya terkadang berwarna hijau karena banyak lumutnya,”ungkapnya.

Pantauan Radar Magetan, di kolam dewasa ditemukan banyak lumut dan kurang terawat. Sedangkan kondisi panggung hiburan malah menjadi ajang pacaran.

Sementara kepala unit TRM, Victor Hutapea belum berhasil dionfirmasi Koran ini terkait kondisi taman wisata ini. SMS tidak di jawab dan telfon tidak pernah di angkat. (pra/eba)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: