TANPA CUKAI

MAGETAN – Peredaran rokok bodong di Magetan ternyata masih  marak,meski petugas kerap menggelar razia. Pun saat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bllusukkan di sejumlah toko kelontong dan warung kemarin (17/11), ditemukan belasan slop rokok tanpa pita cukai yang umumnya tanpa kemasan itu.

Di Warung milik Sri Utami di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, misalnya, petugas menemukan sedikitnya delapan slop rokok bodong. Tanpa banyak kata, petugas langsung menyita rokok tersebut. “Saya hanya mendapat kiriman sales asal Ngawi,” ungkap Sri, pemilik warung. Dia mengaku tak mengetahui jika perdagangan rokok tersebut dilarang.

Kabid Perdagangan Disperindag Magetan Joeliatoen mengaku tak habis pikir mengapa rokok bodong masih marak di pasaran. “Tapi prinsipnya, kami tetap merupaya melakukan pembinaan untuk meminimalisasi angka peredarannya.Termasuk melakukan monitoring seperti ini,”tuturnya.

Selain melakukan razia, tim kemarin sekaligus menyebar sosialisasi jarangan rokok ilegal dengan menempelkan stiker di warung-warung. Dalam stiker peringatan itu, dikutip dalam undamg-undang cukai. Yakni, larangan menjual rokok ilegal berikut sanksi pidana penjara dan dendanya.

Joeliatoen menjelaskan,ada beberapa jenis rokok  ilegal. Yakni, rokok polos tanpa pita cukai,menggunakan pita cukai palsu atau bekas dan bukan haknya,serta pita cukai yang tidak sesuai jenis dan golongannya.

“Stiker ini sebagai peringatan utamanya bagi penjual supaya tidak menerima apabila ada sales yang menawarkan rokok yang masuk kategori ilegal itu,”ungkapnya.(wka/isd)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: